Selasa, 17 Januari 2017

Jiwa dan Hati

hai jiwa...
mengapa kali ini engkau memberontak kepada raga ?
seakan ada sesuatu mengganjal dalam dada

hati yang lain berkata
teriakan saja... !!
luapkanlah segala kemarahan yang ada
agar tenang semua kegundahan pada jiwa

hati yang lain berkata
ah... aku tak bisa !!
aku tak mampu meneriakkannya
aku tak kuasa memandang bahagianya
aku hanya ingin melihat cerianya

seperti cahaya senja yang indah merona
aku hanya ingin melihat senyumannya
bukan tangisannya
bukan pula kemarahannya

hati yang lain berkata
hah...! kau berbicara tentang kebohongan belaka
jiwa mu saat ini sedang rusak tiada tara
hempaskan saja !!... hempaskan semua kemaharan yang ada
jangan biarkan menyesak dalam dada

karena cinta, kau sudah membuat dirimu sendiri menjadi gila
seakan tersihir dengan semua keanggunannya
tanpa ingin mengungkapkan semuanya
kau telah jatuh dalam semua buaiannya

hati yang lain berkata
tidak... tidak mungkin aku melukainya
aku sangat mencintainya
aku tidak ingin menyakitinya
dia adalah jiwa dan semua kehidupanku, yah... semuanya

demi cinta yang aku miliki untuk nya
satu goresan yang begitu pilu, akupun merasa tersiksa
demi Tuhan wahai sang penguasa langit dan bumi, aku sangat mencintainya
cinta yang sudah aku tunggu sekian lama, begitu lamanya

hati yang lain berkata
baiklah... jika engkau merasa benar-benar menemukan cinta sejati yang nyata
tetaplah, ungkapkan saja tanpa harus menyakitinya
karena cintamu bukanlan cinta biasa
dan aku adalah dirimu
yah... aku sendiri telah melihatnya, begitu perihnya hatimu tatkala memperjuangkannya

namun, jiwa mu lebih penting dari segalanya
ungkapkan saja, karena cinta yang kamu miliki, bernilai lebih tinggi dari segalanya

MSF